Mitos dan Fakta Seputar Endoskopi yang Masih Banyak Dipercaya Pasien
Reviewed by dr. Rolan Sitompul, Sp.PD, FINASIM, KGEH
Posted by RS Krakatau Medika
Masih banyak masyarakat yang merasa khawatir ketika mendengar kata endoskopi. Sebagian membayangkan prosedur yang menakutkan, menyakitkan, bahkan berisiko tinggi. Padahal, seiring kemajuan teknologi medis, endoskopi kini menjadi salah satu pemeriksaan yang cukup aman dan efektif untuk mendiagnosis gangguan saluran pencernaan.
Untuk membantu Sobat Krakatau Medika lebih tenang dan memahami fakta sebenarnya, berikut beberapa mitos umum tentang endoskopi yang perlu diluruskan.
Endoskopi itu Menyakitkan : Mitos
Tidak benar. Sebelum prosedur dilakukan, pasien akan diberikan anestesi lokal atau sedasi ringan agar merasa rileks dan tidak merasakan nyeri. Sebagian besar pasien bahkan tertidur selama prosedur berlangsung dan kadang tidak mengingat prosesnya sama sekali. Setelahnya, mungkin hanya terasa sedikit tidak nyaman di tenggorokan atau perut, namun akan hilang dalam beberapa jam.
Endoskopi Bukan Tindakan Bedah : Fakta
Endoskopi pada dasarnya bukan tindakan bedah, melainkan prosedur diagnostik untu melihat bagian dalam tubuh. Prosedur ini minim invasif, dilakukan dengan memasukkan alat berbentuk selang kecil berkamera melalui mulut atau anus untuk melihat kondisi organ bagian dalam tanpa sayatan. Waktu pengerjaannya pun relatif singkat biasanya hanya 15-30 menit.
Endoskopi Hanya untuk Orang dengan Penyakit Berat : Mitos
Tidak selalu. Endoskopi sering dianjurkan sebagai langkah deteksi dini untuk gangguan lambung, usus atau tenggorokan. Bagi pasien dengan keluhan seperti nyeri ulu hati kronis, mual berkepanjangan, sulit menelan, atau riwayat keluarga kanker usus besar, endoskopi dapat membantu dokter menemukan penyebab pasti lebih cepat.
Endoskopi Berbahaya dan Punya Banyak Risiko : Mitos
Risiko endoskopi kecil jika dilakukan oleh dokter berpengalaman dan professional. Di RS Krakatau Medika, seluruh prosedur dilakukan dengan standar keamanan tinggi dan peralatan steril. Efek samping serius sangat jarang terjadi, sementara manfaat diagnostiknya sangat besar.
Endoskopi bukan lagi prosedur yang menakutkan. Dengan kemajuan teknologi dan tenaga medis yang profesional, pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan aman, nyaman dan hasil yang akurat.
Layanan endoskopi di RS Krakatau Medika dilakukan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam konsultan Gastroenterologi dan Hepatologi, yang menangani masalah pada saluran pencernaan dan organ hati.
Melalui pemeriksaan endoskopi, Sobat dapat mendeteksi berbagai gangguan pencernaan sejak dini, mulai dari maag kronis, GERD, hingga risiko kanker lambung dan usus besar, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Hubungi Kami