Terapi Oksigen Hiperbarik: Harapan Baru untuk Pemulihan Stroke

Terapi Oksigen Hiperbarik: Harapan Baru untuk Pemulihan Stroke

Reviewed by dr. Umchudloh

Posted by RS Krakatau Medika


Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu. Dampaknya bisa membuat seseorang mengalami kelemahan anggota gerak, sulit bicara, hingga menurunnya kemampuan berpikir. Proses pemulihan setelah stroke biasanya membutuhkan waktu cukup panjang dan tidak jarang pasien membutuhkan berbagai jenis terapi untuk kembali beraktivitas seperti biasa.


Salah satu terapi alternatif yang dapat membantu pemulihan pasca stroke adalah Terapi Oksigen Hiperbarik atau Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT). Banyak orang menyebutnya sebagai ?oksigen bertekanan tinggi?, karena selama terapi pasien menghirup oksigen murni di dalam ruangan khusus (Hyperbaric chamber/kamar hiperbarik) dengan tekanan tertentu. Lalu, bagaimana terapi ini bisa membantu pemulihan stroke?


Bagaimana HBOT Bekerja?

Saat berada di dalam chamber hiperbarik, tubuh akan menghirup oksigen murni dengan tekanan yang lebih tinggi dari biasanya. Kondisi ini membuat oksigen larut lebih banyak dalam darah, bahkan dapat mencapai area jaringan otak yang sebelumnya kekurangan oksigen akibat stroke.


Dengan meningkatnya suplai oksigen ke jaringan otak, maka tubuh dapat:


  • Membantu memperbaiki sel-sel yang rusak
  • Mengurangi bengkak atau peradangan
  • Meningkatkan aliran darah ke area yang terkena sumbatan
  • Mendukung proses pemulihan jaringan otak

Efek ini membuat HBOT sering digunakan sebagai terapi tambahan untuk pasien stroke terutama dalam fase pemulihan cepat.


Manfaat HBOT Untuk Pasien Stroke

Walaupun setiap kondisi pasien berbeda, beberapa manfaat yang sering dilaporkan antara lain:

  1. Meningkatkan fungsi gerak, oksigen yang lebih optimal membantu mengaktifkan sel otak yang masih ?tidur? setelah stroke, sehingga kemampuan gerak berpotensi membaik.
  2. Membantu fungsi bicara dan kognitif, beberapa pasien merasa lebih mudah berbicara, fokus, dan berpikir setelah menjalani beberapa sesi terapi.
  3. Mempercepat proses rehabilitasi, selain fisioterapi dan terapi lainnya, hiperbarik dapat mempercepat proses pemulihan secara keseluruhan.
  4. Mengurangi rasa lelah dan meningkatkan energi, banyak pasien stroke mengeluhkan cepat lelah. Oksigen tambahan dapat membantu meningkatkan stamina tubuh.


Siapa yang Perlu Menjalani HBOT?

Terapi ini dapat menjadi pilihan bagi:

 

  • Pasien stroke yang masih mengalami kelemahan tubuh
  • Pasien dengan gangguan bicara atau kognitiF
  • Pasien yang ingin memperkuat hasil rehabilitasi

Secara umum, terapi hiperbarik aman bila dilakukan oleh tenaga medis terlatih dan di fasilitas yang memenuhi standar. Sebelum terapi dimulai, pasien biasanya menjalani konsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan bahwa kondisinya aman untuk menjalani sesi hiperbarik.

Terapi ini bukan pengganti pengobatan stroke utama, namun bersifat terapi pendamping yang dapat membantu mempercepat pemulihan.


Jika Sobat sedang mencari cara alami dan non-invasif untuk pemulihan pasca stroke, Terapi Oksigen Hiperbarik bisa menjadi salah satu pilihan yang patut dicoba. 

Hubungi Kami